SorotInformasi.com, Tanah Bumbu — Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Sudian Noor, S.AP, memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan pendidikan yang diterapkan di TK Suri Tauladan, Kabupaten Tanah Bumbu. Dalam kunjungannya, Sudian menyebut bahwa metode pembelajaran di sekolah tersebut mengadopsi nilai-nilai pendidikan dari Jepang yang unggul dalam membentuk karakter dan kemandirian sejak dini. (15/05)
Menurut Sudian, TK Suri Tauladan telah menunjukkan kemajuan signifikan, tidak hanya dalam aspek kurikulum, tetapi juga dalam praktik pengajaran yang menekankan pada pembentukan kedisiplinan dan tanggung jawab anak. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan TK Suri Tauladan. Pendekatan mereka yang meniru metode pendidikan Jepang sangat relevan dan penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, H. Sudian Noor juga menyampaikan pentingnya peran semua pihak dalam memajukan pendidikan anak usia dini. Ia menegaskan bahwa investasi pada pendidikan usia dini merupakan langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa mendatang.
Suasana hangat menyambut kedatangan Sudian. Ia sempat memberikan tantangan edukatif berupa kuis sederhana kepada para murid untuk mengasah daya pikir dan keberanian mereka. Tak hanya itu, Sudian juga turut mendampingi anak-anak TK Suri Tauladan saat menyerahkan bantuan sembako kepada penghuni Rumah Susun Gunung Tinggi. Bantuan tersebut berasal dari hasil tabungan celengan sedekah anak-anak dan orang tua murid yang mencapai total Rp 9,4 juta.
Kepala Sekolah TK Suri Tauladan, Rini Yulia Setiawati, S.H., M.Pd, mengucapkan terima kasih atas kunjungan H. Sudian Noor yang dinilainya memberikan semangat baru bagi seluruh tenaga pendidik. Rini menjelaskan bahwa keunggulan sekolah ini terletak pada integrasi nilai disiplin khas Jepang dengan ajaran agama Islam.
Beberapa kebiasaan yang diterapkan di antaranya adalah belajar mengantri, merapikan sepatu, membersihkan peralatan pribadi, hingga membuang sampah di tempatnya. “Antri itu bagian dari ajaran kesabaran dalam Islam. Semua orang tahu, tapi belum tentu semua bisa melakukannya,” jelas Rini.
TK Suri Tauladan juga mengutamakan kegiatan literasi. Setiap pagi, sebelum jam masuk, anak-anak diwajibkan membaca buku setelah mengisi absensi dan menaruh tas. Buku yang dibaca bisa disesuaikan dengan kemampuan anak, baik dibacakan guru atau dibaca mandiri.
Selain itu, pihak sekolah juga melibatkan orang tua secara aktif dalam kegiatan parenting, bahkan memberi kesempatan orang tua untuk mengajar di kelas. Kolaborasi ini diperkuat dengan adanya lembar PR Kebiasaan yang mendukung pembentukan karakter di rumah.
Salah satu program yang menarik perhatian H. Sudian Noor adalah program celengan sedekah. Setiap anak memiliki celengan dengan foto dirinya mengenakan kostum cita-cita. Setiap Kamis, mereka menyisihkan uang jajan untuk disedekahkan. Hasilnya, setelah setahun, dana yang terkumpul disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan.