SorotInformasi.com

Email: sorotinformasi@gmail.com

Modus Penipuan Online Semakin Canggih, Polda Kalsel Berikan Tips Waspada

SorotInformasi.com, Banjarmasin – Polda Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya penipuan online melalui WhatsApp. Modus penipuan yang dikenal dengan nama phishing ini menggunakan teknik manipulasi dengan mengirimkan link berbahaya yang dapat membahayakan perangkat dan akun pribadi korban.

Dalam modus phishing ini, pelaku mengirimkan pesan yang berisi tautan atau file yang tampaknya biasa saja, namun ketika diklik, korban dapat tanpa sadar memberikan akses penuh ke perangkat mereka atau bahkan akun keuangan mereka. Pihak kepolisian mengimbau agar pengguna WhatsApp selalu waspada terhadap pesan yang tidak dikenal, terutama yang mengandung tautan atau permintaan akses ke data pribadi.

Beberapa modus penipuan online yang sering terjadi di WhatsApp antara lain:

Modus Kurir: Pelaku mengaku sebagai pengirim paket dan mengirimkan file yang mengklaim berisi foto paket atau barang. Korban diminta membuka file tersebut, yang ternyata berisi virus atau malware.

File Undangan Nikah: Pelaku mengirimkan file aplikasi dengan nama “Surat Undangan Pernikahan Digital” yang meminta korban untuk membuka file tersebut. File ini dapat membahayakan perangkat korban.

Surat Tilang Palsu: Korban dikirimkan surat tilang yang ternyata adalah file palsu yang meminta korban untuk mengklik aplikasi tertentu yang mengandung malware.

Panggilan VCS: Dalam modus ini, pelaku mengajak korban untuk melakukan Video Call Sex (VCS). Jika korban menolak, pelaku mengancam akan menyebarkan rekaman percakapan tersebut.

Catut Kartu Handphone: Pelaku menggunakan kartu handphone yang sudah dicatut untuk meminta akses pada berbagai aplikasi dan data pribadi korban, termasuk akun media sosial dan aplikasi perbankan.

Kuras Rekening Pakai QR Code: Pelaku mengirimkan kode QR yang tampaknya biasa, namun ketika dipindai, korban dapat kehilangan uang mereka melalui transaksi yang tidak sah.

Pengumuman dari Bank: Modus lain adalah pelaku mengirimkan pengumuman yang seolah-olah datang dari bank, meminta korban untuk mengklik link dan memperbarui data rekening atau melakukan transfer.

Pihak Polda Kalimantan Selatan menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan membuka file atau tautan yang diterima, terlebih jika berasal dari sumber yang tidak dikenal. Selain itu, pengguna diingatkan untuk selalu memeriksa keaslian informasi sebelum memberikan data pribadi atau melakukan transaksi keuangan.

Untuk melindungi diri dari penipuan online ini, masyarakat diharapkan untuk lebih cerdas dalam mengenali potensi ancaman yang bisa datang melalui aplikasi komunikasi populer seperti WhatsApp. Keamanan data pribadi dan transaksi online sangat penting untuk diperhatikan agar tidak menjadi korban penipuan.

Leave a Comment